Rabu, 27 April 2011

PERISTIWA ALAM

1.       1. Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang timbul karena adanya tenaga atau kekuatan dari dalam bumi.
Penyebab gempa bumi :
a.       Gempa tektonik : gempa bumi yang disebabkan pergerakan atau tumbukan antarlempengan bumi.
Indonesia termasuk negara yang rawan bencan gempa tektonik karena termasuk negara yang dilalui lempengan bumi, yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, lempeng Caroline, dan lempeng Filipina.
Wilayah gempa : tempat di mana lempengan bumi bergeser atau bertabrakan, misalnya : pantai selatan Pulau Sumatera, selatan Pulau Jawa, selatan pulau Bali, selatan Nusa tenggara, dan timur pulau papua.
b.      Gempa vulkanik       : gempa bumi yang disebabkan meletusnya gunung berapi.
Seismometer             : alat untuk mengukur kekuatan, arah, lama, dan jarak gempa.
Seismogram               : grafik getaran gempa yang direkam oleh seismometer.
Richter                          : skala untuk mengukur kekuatan gempa.
Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa vulkanik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,
  1. Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi
  2. Gempa bumi runtuhan ; Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.
  3. Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.
Akibat yang ditimbulkan bencana gempa bumi :
a.       Bangunan menjadi rusak bahkan hancur.
b.      Banyak orang yang tewas.
c.       Terjadinya kebakaran.
d.      Terjadinya kerusakan jaringan listrik.
Tsunami : pergerakan lempengan bumi yang terjadi di dasar laut.

Gempa bumi adalah sebuah misteri Tuhan yang tak seorang pun yang dapat memprediksikan dengan pasti kapan datangnya sebuah bencana alam. Akhir-akhir ini setelah Gempa bumi yang menguncang Taksimalaya, singgah kembali di Padang. Sebuah peristiwa yang tidak di harapkan kembali merengut ribuan korban jiwa.

Kepanikan dan ketidaktahuan langkah-langkah apa yang harus di lakukan saat gempa itu terjadi juga menjadi faktor penambah korban jiwa. di mana banyak orang secara spontan berusaha pindah dari posisi semula tanpa menyadari bahaya di sekitar.

"Drop, Cover an Hold On" sebuah alternatif lama dari Amerika untuk hadapi gempa bumi dan di akui keefektifannya dalam melindungi diri selama gempa berlangsung.
Taktik ‘Drop, Cover, and Hold On’ adalah sebuah taktik standar yang umum diajarkan ke penduduk daerah-daerah yang rawan gempa di Amerika Serikat. Beberapa daerah di Amerika Serikat melatih siswa sekolah untuk melakukan taktik ini sebagai persiapan menghadapi bencana gempa.




Gambar di bawah adalah sebuah contoh dari taktik " Drop, Cover ,Hold On" Saat gempa terjadi segeralah merangkak dan berlindung kemudian memegang kuat benda tersebut.. ingat selalu melindungi bagian kepala anda dengan kedua tangan jika anda tidak menemukan benda untuk perisai diri..




Kemudian ada juga alternatif lain yang muncul " Triangle of life" atau di sebut segitiga kehidupan dari Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI), Tim penyelamat paling berpengalaman di dunia.

Secara sederhana, saat bangunan runtuh, langit-langit akan runtuh menimpa benda atau furniture sehingga menghancurkan benda-benda ini, menyisakan ruangan kosong di sebelahnya. Ruangan kosong ini lah yang saya sebut "segitiga kehidupan".
Semakin besar bendanya, maka semakin kuat benda tersebut dan semakin kecil kemungkinannya untuk remuk. Semakin sedikit remuk, semakin besar ruang kosongnya, semakin besar kemungkinan untuk orang yang menggunakannya untuk selamat dari luka-luka.
Doug Copp menganggap " Drop ,Cover and Hold On" bisa menjadi berbahaya saat ada beban berat yang menimpa anda dari atas. Triangle of life jg menuai kontroversi seperti bagaimana mengetahui dengan jelas ruang segitiga yang akan terbentuk saat gempa? dan saat gempa berlangsung banyak benda2 yang berat besar yang akan bergerak dan mungkin menjepit anda jika anda berlindung di sampingnya.

Walaupun demikian, Rocky Lopes (Palang Merah Amerika Serikat) juga berpesan bahwa taktik “Drop, Cover, and Hold On” cocok untuk daerah Amerika Serikat karena lebih sesuai dengan standar kontruksi pembuatan bangunan yang dianut Amerika Serikat. Dan taktik ini belum tentu sesuai dengan kondisi pada negara lain.(yang kurang mengambil berat hal di bagian kontruksi bangunan) Indonesia termasuk bukan ya??

Tentu saja setiap alternatif memiliki segi kelemahannya.. Beda situasi memerlukan tindakan yang beda pula. Maka itu pikirkan hal (alternatif) yang terbaik untuk kondisi dan situasi anda. "Stay Cool , Think Quickly and Pray" Berusaha untuk tenang saat gempa , berpikir cepat untuk bertindak dan kemudian Berdoa, menjadi suatu alternatif yang penting juga.

Untuk membantu anda, ada langkah-langkah dan tindakan yang pasti harus perhatikan saat gempa :
Lindungi Kepala Anda.
Pastikan kepala anda terlindungi. Cari helm , bantal apapun benda yang dapat melindungi bagian kepala anda. Agar dapat mengurangi efek cedera seperti kesempoyongan , pendarahan, kehilangan kesadaran jika ada benda yang menimpa anda.
HIndari Pengunaan Tangga Apalagi Lift
Jika anda berada di lantai cukup tinggi (lantai 4 ke atas)maka hindari pengunaan tangga apalagi lift untuk menyelamatkan diri. Tangga cocok untuk situasi kebakaran akan tetapi berbahaya jika di gunakan saat gempa karena tangga merupakan kontruksi yang paling lemah.
Jaga Pernafasan Anda
Saat terjebak dalam bangunan runtuh,pastikan anda tidak menghirup debu,cobalah untuk bernafas melalui pakaian. Agar nantinya anda tidak sesak ataupun kekurangan oksigen.
Jangan Sia-Siakan Tenaga Anda.
Berteriak bak kesetanan hanya membuat anda makin panik dan putus asa. Saat anda terjebak /tertimbun di bawah bangunan yang runtuh.. Simpan napas dan energi anda, berteriaklah sekencang-kencangnya saat mendengar penyelamat sudah dekat.
Beri Tanda Mencolok
Usahakan memberi tanda SOS di tempat anda terjebak runtuhan.. Buat tanda-tanda adanya manusia / korban di dalam runtuhan. Seperti menyelipkan pakaian , baju, celana di tempat yang mungkin terlihat oleh tim penyelamat. Tidak dapat di pungkiri juga dompet , jam tangan , hp atau benda berharga lebih menarik perhatian.



Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
1.       Tuliskan 5 (lima) peristiwa alam yang sering terjadi di Indonesia!
2.       Apakah yang dimaksud dengan gempa bumi?
3.       Tuliskan 2 (dua) penyebab gempa bumi!
4.       Tuliskan 5 (lima) kerugian akibat gempa bumi!
5.       Apakah yang dimaksud dengan tsunami?
6.       Apakah yang dimaksud dengan seismometer, seismogram, dan skala Richter?
7. Tuliskan beberapa tindakan-tindakan yang kita lakukan saat gempa!

2. Gunung Meletus

Sebelum meletus, gunung berapi akan menunjukkan beberapa tanda :
a. terdengar suara gemuruh dari dalam tanah
b. terjadi gempa kecil,
c. suhu di sekitar kawah naik,
d. sumber mata air mengering,
e. hewan-hewan bermigrasi,

 f.tumbuhan di sekitar kawah banyak yang layu/mati

Dampak negatif letusan gunung berapi :
a. gunung berapi mengeluarkan lahar, awan panas, batuan, serta debu yang membahayakan makhluk hidup
b. lahan pertanian dan bangunan menjadi rusak
c. penduduk banyak yang kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal,
d. korban nyawa dan hewan ternak
Dampak positif letusan gunung berapi :
a. berbagai barang tambang, batuan, dan pasir dikeluarkan melalui letusan gunung berapi,
b. abu dan lahar dingin merupakan tanah yang subur setelah beberapa tahun,
c. belerang yang dikeluarkan bermanfaat untuk industri bahan kimia dan obat
d. gunung yang telah meletus dijadikan tempat wisata

Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.
Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km.
Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif.

Berikut adalah hasil dari letusan gunung berapi, antara lain :

Gas vulkanik
Gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain Karbon monoksida (CO), Karbon dioksida (CO2), Hidrogen Sulfida (H2S), Sulfur dioksida (S02), dan Nitrogen (NO2) yang dapat membahayakan manusia.
Lava dan aliran pasir serta batu panas
Lava adalah cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam Bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.
Lahar
Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material lainnya. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi.
Hujan Abu
Yakni material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Karena sangat halus, abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya. Abu letusan ini bisa menganggu pernapasan.
Awan panas
Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas.


Jawablah pertanyaan-pertanyaan/tugas di bawah ini!
1. Tuliskan tanda-tanda sebelum gunung meletus!
2. Tuliskan beberapa dampak negatif gunung meletus!
3. Tuliskan beberapa dampak positif gunung meletus!

3. Banjir


Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air.[1] Peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering.[2] Banjir pada umumnya disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi.[1] Kekuatan banjir mampu merusak rumah dan menyapu fondasinya.[3] Air banjir juga membawa lumpur berbau yang dapat menutup segalanya setelah air surut.[3] Banjir adalah hal yang rutin.[4] Setiap tahun pasti datang.[4] Banjir, sebenarnya merupakan fenomena kejadian alam "biasa" yang sering terjadi dan dihadapi hampir di seluruh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.[5] Banjir sudah temasuk dalam urutan bencana besar, karena meminta korban besar.[6]

Bencana banjir memiliki ciri-ciri dan akibat sebagai berikut.[7]

Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi, jenis banjir dibedakan menjadi tiga, yaitu banjir sungai, banjir danau, dan banjir laut pasang.[8]
  • Banjir Sungai
Terjadi karena air sungai meluap.
  • Banjir Danau
Terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol.
  • Banjir Laut pasang
Secara umum, penyebab terjadinya banjir adalah sebagai berikut.[2]

Banjir dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup berupa:[1]
  1. Rusaknya areal pemukiman penduduk,
  2. Sulitnya mendapatkan air bersih, dan
  3. Rusaknya sarana dan prasarana penduduk.
  4. Rusaknya areal pertanian
  5. Timbulnya penyakit-penyakit
  6. Menghambat transportasi darat

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Apakah yang dimaksud dengan bajir?
2. Tuliskan penyebab-penyebab terjadinya banjir?
3. Tuliskan beberapa dampak dari bajir?


4. Tanah Longsor
Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor pendorong adalah faktor-faktor yang memengaruhi kondisi material sendiri, sedangkan faktor pemicu adalah faktor yang menyebabkan bergeraknya material tersebut. Meskipun penyebab utama kejadian ini adalah gravitasi yang memengaruhi suatu lereng yang curam, namun ada pula faktor-faktor lainnya yang turut berpengaruh:
  • erosi yang disebabkan sungai-sungai atau gelombang laut yang menciptakan lereng-lereng yang terlalu curam
  • lereng dari bebatuan dan tanah diperlemah melalui saturasi yang diakibatkan hujan lebat
  • gempa bumi menyebabkan tekanan yang mengakibatkan longsornya lereng-lereng yang lemah
  • gunung berapi menciptakan simpanan debu yang lengang, hujan lebat dan aliran debu-debu
  • getaran dari mesin, lalu lintas, penggunaan bahan-bahan peledak, dan bahkan petir
  • berat yang terlalu berlebihan, misalnya dari berkumpulnya hujan atau salju
Faktor penyebab tanah longsor adalah :
a. erosi yang disebabkan sungai-sungai atau gelombang laut dapat membentuk lereng-lereng tanah yang curam
b. hujan lebat merapuhkan lereng dari bebatuan dan tanah yang tidak ditumbuhi pohon
c. gempa bumi dapat mengakibatkan longsornya lereng-lereng yang lemah
d. gunung berapi yang mengeluarkan debu dan pasir
e. getaran dari mesin, lalu lintas,  penggunaan bahan peledak, dan petir
f. berat yang berlebihan pada lereng tanah yang curam

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
1. Apakah yang dimaksud dengan tanah longsor?
2. Tuliskan beberapa penyebab terjadinya banjir!


Perubahan Permukaan Bumi
Kegiatan manusia yang dapat mengubah permukaan bumi :
1. permukiman
2. pertanian dan perkebunan
3. perikanan
4. pembangunan kawasan industri, perkantoran, dan jalan
5. penambangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar